Haflatul Qur’an Dari Gunung Pangilun Sambut Tahun Baru 2019

Wan Rais

13 Kali Dilihat

01

Jan
2019

Wan Rais

01 Januari 2019

13 Kali Dilihat

Haflatul Qur’an Dari Gunung Pangilun Sambut Tahun Baru 2019

Wahyu Iramana Putra Wakil Ketua DPRD Kota Padang

Haflatul Qur’an Dari Gunung Pangilun Sambut Tahun Baru 2019

Padang--Wakil Ketua DPRD Kota Padang, Wahyu Iramana Putra bersama Lurah Gunung Pangilun Andi Amir memanfaat mobil unit Siaran Keliling Dinas Kominfo menyampaikan pemberitahuan langsung kepada masyarakat. Informasi yang disampaikannya, dipenghujung tahun 2018, Senin sore (31/12) supaya warga meramaikan kegiatan mulia, Haflatul Quran, Tausyiah, doa dan zikir bersama di halaman masjid Nurul Islam, Senin malam 31 Desember 2018  setelah sholat Isya, pukul 21.00 hingga pukul 00.00 wib.

Kegiatan islami itu untuk menyambut pergantian tahun dari 2018 ke tahun 2019.” Kita semua berharap semoga tahun 2019 jauh lebih baik dari tahun 2018. Tak sia sia Wahyu Iramana Putra bersama Lurah Andi Amir, ikut juga pemuka masyarakat Ayah Malus berputar putar, masuk gang keluar gang mengelilingi wilayah kelurahan Gunung Pangiliun sore itu. Sebab warganya langsung keluar rumah dan menyahut dengan kesediaannya.”

“Kalimat yang disampaikannya melalui pengeras suara mobil unit Siaran Keliling Dinas Kominfo Kota Padang, halo, halo warga yang kami cintai, datanglah beramai ke halaman masjid Nurul Islam untuk mengikuti Haflatul Qur’an yang disuarakan Qori terbaik Provinsi Sumatera Barat, Tausyiah, doa dan zikir bersama. Setelah itu juga ada hiburan segar music Qosidah menghadirkan artis nasional Khairat KDI,” ucap Wahyu berulang-ulang.

Alhamdulillah warga Gunung Pangilun mendengarkan himbauan Wahyu Iramana Putra, pria bersahaja yang dilahirkan di Padang 2 Mei 1964 silam itu. Malam pergantian tahun 2018 ke tahun 2019 dengan gelaran Haflatul Qur’an, Tausyiah, zikir dan Doa bersama di halaman masjid Nurul Islam membludak dihadiri dan diikuti warganya. Malahan banyak warga yang tidak dapat tempat duduk. Mereka terpaksa nyempil-nyempil untuk bisa ikut kegitan religius malam itu. Semua bisa bertahan hingga pukul 00.00 wib.

Terimakasih Lurah Gunung Pangilun Andi Amir beserta jajarannya dan pihak yang telah berperan dan mendukung acara tersebut, ucap Wahyu yang kesehariannya, mer­upakan figur simpatik, murah senyum, pandai bergaul, berbicara lemah lem­but, serta hidup penuh kesederhanaan, dan merakyat itu.

Dan pada detik detik malam pergatian tahun itu, tak ada lagi suara letusan kembang api ke ruang angkasa Gunung Pangilun. Tak terdengar ledakan petasan,   dan tak ada pula warga yang meniupkan terompet. Langit Gunung Pangilun bersih, serta hanya  dihiasi beberapa bintang berkedip kedip. Selamat tahun 2019 dan selamat tinggal tahun 2018.# Irwandi Rais.