Ini Langkah Pemko Padang Tekan Angka Kebakaran

Diskominfo

9 Kali Dilihat

10

Okt
2018

Diskominfo

10 Oktober 2018

9 Kali Dilihat

Ini Langkah Pemko Padang Tekan Angka Kebakaran

Padang — Untuk menekan angka kebakaran yang terjadi di Kota Padang, Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang akan mengadakan sosialisasi dan pelatihan pencegahan kebakaran berbasis masyarakat.

Hal tersebut diungkapkan Kabid Proteksi dan Pengujian Damkar Padang, Fajar Sukma saat diseminasi informasi dengan awak media di Media Center, Balai Kota Padang, Rabu (10/10).

“Pencegahan berbasis masyarakat ini merupakan tindak lanjut dari Peraturan Walikota (Perwako) Nomor 34 tahun 2018 tentang mekanisme penyelenggaran alat proteksi kebakaran” ungkapnya.

Untuk itu pihaknya telah menyurati seluruh kecamatan terkait hal tersebut agar bisa merangkul masyarakat dan pihaknya siap memfasilitasi maupun instruktur.

“Menekan tingkat frekuensi kebakaran tidak terlepas dari peran aktif masyarakat untuk melakukan pencegahan maupun penanggulangan sedini mungkin. Kemampuan pencegahan ini bisa didapat lewat pelatihan dan pembinaan yang intensif. Untuk itu, kita akan bentuk kelompok dan berdayakan, kami akan memfasilitasi hal tersebut dan juga instruktur,” terangnya.

Dirinya berharap, masyarakar lebih respek dan responsif, karena kebakaran bukan hanya tanggung jawab pemerintah namun juga masyarakat. “Peran aktif masyarakat dalam langkah pencegahan dan penanganan musibah kebakaran sangat dibutuhkan guna menekan angka kejadian kebakaran. Rendahnya tingkat pengetahuan masyarakat tentang bahaya dan cara pencegahan kebakaran menjadi salah satu penyebab tingginya angka kebakaran,” jelasnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, pada 2019 ada lima kecamatan yang akan dilakukan pelatihan. “Kita targetkan kedepannya seluruh kecamatan, namun untuk saat ini baru lima kecamatan yang akan kita lakukan edukasi.” jelasnya.

Dari data yang dimiliki, kasus kebakaran yang terjadi di Kota Padang untuk tahun 2018 periode Januari hingga September mencapai 271 kasus. Saat ini Damkar memiliki empat pos yang tersebar. “Selain markas, kita juga menstandbykan mobil dan personil jaga di empat pos yakni Padang selatan, Kuranji, Koto Tangah dan Pasar Belimbing,” tuturnya. (McPadang/Putra)

Pengunjung : 1 2 1 8 2 9 1

Hari Ini : 135

Bulan Lalu : 12220