Bandel, Puluhan Lapak PKL Muaro Lasak dan Cimpago Terpaksa Ditertibkan Satpol PP

Wan Rais

11 Kali Dilihat

19

Nov
2019

Wan Rais

19 November 2019

11 Kali Dilihat

Bandel, Puluhan Lapak PKL Muaro Lasak dan Cimpago Terpaksa Ditertibkan Satpol PP

Bandel, Puluhan Lapak PKL Muaro Lasak dan Cimpago Terpaksa Ditertibkan Satpol PP

PADANG - Puluhan Lapak Milik Pedagang kaki Lima (PKL) kawasan Pantai Cimpago dan Muaro Lasak kembali ditertibkan Petugas, Senin (18/11/2019).

Satpol PP beserta Dinas Pariwisata kembali menyisir kawasan Pantai Padang Tugu IORA hingga Pantai Muaro Lasak Kecamatan Padang Barat.

Dalam penertiban tersebut diduga PKL menyalahi aturan dan membandel dari kebijakan yang diberikan oleh Dinas Pariwisata Kota Padang.

Diketahui kepada Pedagang di larang untuk berjualan di pagi hingga siang, mereka di perbolehkan hanya buka di sore hari dan setelah itu lokasi tersebut harus steril dari lapak-lapak.

Silahkan berjualan di sore hari dan jaga kebersihan dan tidak meninggalkan lapak serta gerobaknya terang Andre Al Gamar Kabid Destinasi Pariwisata Kota Padang.

Namun terlihat pada Senin siang di lokasi masih ada saja yang buka dan sebahagian Lapak Lapak milik PKL ada yang di tinggal di lokasi mereka berdagang.

Kondisi Pantai Padang yang telah cantik tentu akan kelihatan tidak ter urus jika masih banyak dari PKl tersebut yang bandel dan tidak mengindahkan kesepakatan.

Sehingga Pasukan Penegak Perda Pemko Padang yang dipimpin oleh oleh Kabid Tibum Erios Rahman yang di dampingi oleh Kabid Destinasi Pariwisata Andre Algamar, bersama personilnya mengamankan sejumlah meja, kursi dan payung ke Mako Satpol PP Jalan Tan Malaka Padang dan sebagian lainya ada juga yang di antar kerumah pedagang tersebut.

Kasat Pol PP melalui Erios Rahman mengatakan, kegitaan penertiban ini akan terus dilakukan guna menjaga keindahan Pantai Padang yang semakin rancak. kita berharap kepada PKL agar mematuhi komitmen, dengan tidak berdagang di siangnya serta tidak meninggalkan lapak-lapaknya.

Jika hal tersebut tidak di indahkan terpaksa petugas memberikan sanksi dengan penyitaan terang Erios Rahman. (th)

 

BKPSDM Padang Gelar Diklat Prajabatan Bagi CPNS Asal Honorer K2 dan Bidan PTT

PADANG - Pemerintah Kota Padang melalui Badan Kepegawaian Dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) menggelar Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Prajabatan bagi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) golongan II dan III yang diangkat dari Tenaga Honorer K2 dan Bidan Pegawai Tidak Tetap (PTT) di lingkungan Pemko Padang.

Diklat tersebut diikuti Sebanyak 36 CPNS terdiri dari tenaga guru sebanyak 2 orang dan 34 orang tenaga kesehatan atau bidan PTT yang semuanya berstatus perempuan. Diklat yang dilangsungkan di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) selama 18-24 November 2019 itu dibuka secara resmi Kepala BKPSDM Kota Padang, Senin (18/11/2019).

Habibul Fuadi dalam sambutannya menyampaikan, Diklat Prajabatan ini sangat penting diikuti bagi CPNS. Sesuai maksud dan tujuan dari pelaksanaan diklat tersebut yakni, mengembangkan kompetensi CPNS Kota Padang yang dilakukan secara terintegrasi melalui pembelajaran klasikal dan non klasikal.

"Sebagaimana kompetensi yang dikembangkan dalam diklat ini adalah kemampuan menunjukkan sikap dan perilaku bela negara, mengaktualisasikan nilai-nilai dasar PNS serta pengetahuan tentang kedudukan dan peran PNS dalam NKRI. Selanjutnya penguasaan kompetensi teknis yang dibutuhkan sesuai bidang tugas secara profesional sebagai pelayan masyarakat," jelasnya.

Habibul menyebutkan, terkait metode penyelenggaraan diklat kali ini yaitu metode fasilitasi antara BKPSDM Kota Padang dengan BPSDM Provinsi Sumbar. Sedangkan untuk nara sumber berasal baik dari BPSDM Sumbar dan juga dari Pemko Padang.

"Kita tentu berharap, semua peserta Diklat Prajabatan tersebut dapat mengikuti diklat secara baik dari awal hingga akhir. Karena dengan itu mereka diharapkan memiliki kecakapan, kompetensi, disiplin dan profesionalisme dalam melaksanakan tugas sesuai prinsip-prinsip penyelenggaraan pemerintahan yang baik (good governance)," harap Kepala BKPSDM Kota Padang itu mengakhiri.

Diklat ini juga dihadiri Kepala Bidang Pengembangan Kompetensi Manajerial BPSDM Sumbar Khairanti Khairanis.(David)