DPRD Padang Minta Pemerintah Perjuangankan Nasib Guru Honor

Diskominfo

4 Kali Dilihat

13

Sep
2018

Diskominfo

13 September 2018

4 Kali Dilihat

DPRD Padang Minta Pemerintah Perjuangankan Nasib Guru Honor

Padang ---- DPRD Kota Padang meminta Pemerintah Kota (Pemko) Padang, agar memberikan perhatian terhadap nasib Guru Tidak Tetap (GTT) dan honorer. Padahal, hampir di seluruh wilayah Kota Padang kekurangan guru Pegawai Negeri Sipil (PNS).

“Kekurangan PNS diisi oleh GTT dan honorer. Namun, hingga kini nasib GTT dan honorer ini masih tak jelas,”kata Ketua Komisi IV DPRD Kota Padang Maidestal Hari Mahesa, Kamis (13/9), di Padang.

Maidestal berharap, Pemko Padang memprioritaskan GTT dan honorer agar diangkat menjadi PNS. Ditingkatkan kesejahteraannya dan dipermudah dalam pengurusan sertifikasi guru. Karena masih ada guru-guru honor, yang menerima gaji Rp500 ribu hingga Rp600 ribu perbulan.

“Kami meminta agar Pemko Padang mengangkat mereka sebagai ASN, kemudian ditingkatkan gaji, serta dimudahkan pengurusan sertifikasi yang selama ini terhambat birokrasi kepala daerah,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Padang Barlius mengatakan, Pemko Padang tidak berwenang untuk memprioritaskan guru honorer dalam perekrutan CPNS. Sebab yang berhak menentukan adalah pusat.

"Kalau untuk menjadikan guru honorer menjadi PNS, kami tidak berwenang karena haknya pusat," ucapnya.

Meskipun demikian, kata Barlius, untuk kesejahteraan GTT dan honorer telah diberikan, dengan memberikan gaji sesuai UMP yakni, sebesar Rp1,4 juta. Namun jika kondisi APBD meningkat, maka upah guru honorer bisa ditingkatkan. “Kami juga terus berupaya agar GTT dan honorer kesejahteraannya bisa ditingkatkan,”ucapnya. (mcPadang/Wina)

Pengunjung : 5 1 3 1 1 2 1

Hari Ini : 241

Bulan Lalu : 22622