Parewa Limo Suku Padang Terpilih Sebagai Media Tradisional Terbaik Tingkat Provinsi

Diskominfo

17 Kali Dilihat

06

Sep
2018

Diskominfo

06 September 2018

17 Kali Dilihat

Parewa Limo Suku Padang Terpilih Sebagai Media Tradisional Terbaik Tingkat Provinsi

Padang — Parewa Limo Suku yang mewakili kota Padang berhasil meraih poin tertinggi dalam Pemilihan Media Tradisional Terbaik Tingkat Sumatera Barat di Aula Kantor Gubernur, Kamis (6/9). Dengan hasil tersebut, Parewa Limo Suku akan mewakili Sumatera Barat ditingkat nasional dalam pemilihan media tradisional di Tanggerang pada bulan November mendatang.

Kepala Dinas Kominfo Kota Padang, Suardi yang turut mendampingi Parewa Lima Suku mengungkapkan rasa syukurnya dengan hasil tersebut. “Ini hasil kerja keras kita bersama, sehingga padang untuk kedua kalinya terpilih sebagai terbaik ditingkat provinsi dan melaju ketingkat nasional. Semoga kita juga bisa meraih terbaik ditingkat kembali seperti tahun lalu,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kominfo Sumbar melalui Sekretaris Kominfo Sumbar, Oni Fajar Syahdi berharap Parewa Lima Suko bisa mempertahankan predikat terbaik nasional. “Tahun lalu kita (Sumbar) berhasil meraih yang terbaik, saat itu yang mewakili ada grup Palito Nyalo,” ungkapnya.

Ketua Media Tradisional Provinsi Sumatera Barat, Nevy Irwan Prayitno yang juga bertindak sebagai juri memamparkan ada sejumlah aspek penilaian dalam pemilihan tersebut, seperti bahasa, pesan, hiburan hingga tari dan musik.

“Jadi walapun mereka media tradisional namun tetap memperhatikan tatanan bahasa yang digunakan, terlebih nanti mereka juga akan berlomba ditingkat nasional, sehingga pesan-pesan yang mereka bawa sampai dan dapat dimengerti masyarakat banyak,” ungkap salah satu juri tersebut.

Lebih lanjut dirinya mengomentari perkembangan media tradisional di Sumatera Barat yang mulai kembali berkembang, kedepannya, pihaknya akan mengadakan audisi sanggar seni yang ada di tingkat kabupaten kota.

“Kita harap dengan audisi tahun depan kota bisa merangkum data media tradisional yang tersebar. Kalau untuk tahun ini kita memilih lima terbaik ini dari video yang di kirim media tradisional kabupaten kota , lalu setelah dapat lima penampilan terbaik baru kita adakan pemilihan seperti saat ini,” ungkapnya.

Harapan juga diutarakan, Staf Ahli Bidang Keuangan Provinsi Sumatera Barat, Muhammad Yani, melalui kegiatan ini pemerintah maupun pihak swasta dapat memanfaatkan media tradisional ini untuk menyampaikan pesan-pesan bahkan tidak menutup kemungkinan pihak swasta bisa beriklan dengan menggunakan media tradisional tersebut.

“Bagaimana kita dapat menyampaikan pesan pembangunan melalui media tradisional kembali seperti tahun 70-80an. Dan media tradisional ini juga menjadi aset atau daya tarik pariwisata bagi setiap kabupaten kota,” ujarnya. (McPadang/Putra)

Pengunjung : 5 1 3 1 1 2 1

Hari Ini : 241

Bulan Lalu : 22622